Friday, August 5, 2016

Antara Psikologi dan Psikologi Pendidikan

Psikologi pendidikan yakni studi yg sistematis kepada proses & faktor-faktor yg berhubungan bersama pendidikan. Sedangkan pendidikan ialah proses pertumbuhan yg berjalan lewat tindakan-tindakan belajar[1]. Dari batasan diatas nampak adanya kaitan yg teramat kuat antara psikologi pendidikan bersama aksi menuntut ilmu. Lantaran itu, tak mengherankan jika sekian banyak ahli psikologi pendidikan di Biro Psikologi Yogyakarta menyebutkan bahwa arena lapang penting studi psikologi pendidikan yaitu soal menuntut ilmu. Dgn kata lain, psikologi pendidikan memusatkan perhatian terhadap persoalan-persoalan yg berkaitan bersama proses & faktor-faktor yg berhubungan dgn perbuatan mencari ilmu.

Lantaran konsentrasinya terhadap persoalan menuntut ilmu, ialah persoalan-persoalan yg selalu melekat kepada subjek didik, sehingga kastemer penting psikologi pendidikan ini kepada kebanyakan merupakan kepada pendidik. Mereka benar-benar dituntut buat menguasai sektor ilmu ini biar mereka, dalam menjalankan fungsinya, bisa membuat kondisi-kondisi yg mempunyai daya dorong yg akbar kepada berlangsungnya tindakan-tindakan menggali ilmu dengan cara efektif.

Pengertian Psikologi & Psikologi Pendidikan 

Psikologi yg dalam istilah lama dinamakan ilmu jiwa itu berasal dari kata bahasa inggris psycology. kata psycology yaitu dua akar kata yg bersumber dari kata greek (yunani), merupakan satu) psyche yg berarti jiwa; dua) logos yg berarti ilmu. menjadi, dengan cara harfiah psikologi memang lah berarti ilmu jiwa.

Psikologi lebih tidak sedikit dikaitkan dgn kehidupan organisme manusia. alam pertalian ini, psikologi didefenisikan yang merupakan ilmu wawasan yg berikhtiar mendalami tingkah laku manusia, argumen & trick mereka melaksanakan sesuatu, & pula mendalami macam mana makhluk tersebut berfikir & berperasaan.

Bruno (1987) membagi pengertian psikologi dalam tiga bidang yg terhadap prinsipnya saling berhubungan. Perdana, psikologi ialah studi (pendidikan) berkaitan “ruh”. Ke-2, psikologi merupakan ilmu wawasan menyangkut “kehidupan mental”. ke3, psikologi merupakan ilmu wawasan berkenaan “tingkah laku” organisme.

Chaplin (1972) dalam dictionary of Psychology mendefinisikan psikologi yang merupakan ilmu wawasan berkaitan tingkah laku manusia & hewan, pula penyelidikan kepada organisme dalam segala ragam & kerumitannya saat mereaksi arus & perubahan dalam kira kira & peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yg mengubah lingkungan.

Asal Kata Psikologi

“Psikologi” berasal dari perkataan Yunani “psyche” yg artinya jiwa & “logos” yg artinya ilmu wawasan. Menjadi dengan cara etimologi (menurut arti kata) psikologi artinya ilmu yg menggali ilmu berkaitan jiwa, baik tentang macam-macam gejalanya, prosesnya ataupun latar belakangnya, atau dinamakan bersama ilmu jiwa.

Berkata menyangkut jiwa, apalagi dulu kita mesti bisa membedakan antara nyawa dgn jiwa. Nyawa yakni daya jasmaniah yg adanya tergantung kepada hidup jasmani & memunculkan tindakan badaniah, ialah aksi yg di timbulkan oleh proses mempelajari. misalnya : insting, refleks, nafsu & sebagainya. Jikalau jasmani mati, sehingga mati pulalah nyawanya.

Sedang jiwa yakni daya hidup rohaniah yg bersifat abstrak, yg jadi penggerak & pengatur bagi sekalian perbuatan-perbuatan pribadi (personal behavior) dari hewan tingkat tinggi & manusia. Perbutan pribadi adalah tindakan juga sebagai hasil proses mempelajari yg di mungkinkan oleh kondisi jasmani, rohaniah, sosial & lingkungan. Proses menggali ilmu adalah proses utk meningkatkan kepribadian (personality ) bersama jalan mengusahakan meraih pengertian baru, nilai-nilai baru, & kecakapan baru, maka dirinya mampu berbuat yg lebih berhasil, dalam menghadapi kontradiksi-kontradiksi dalam hidup. Menjadi jiwa mengandung pengertian-pengertian, nilai-nilai kebudayaan & kecakapan-kecakapan.

Pengertian psikologi di atas menunjukkan beragamnya pernyataan para ahli psikologi. Perbedaan tersebut bermuasal terhadap adanya perbedaan titik pergi para ahli dalam mencari ilmu & membahas kehidupan jiwa yg kompleks ini. & dari pengertian tersebut paling tak akan disimpulkan bahwa psikologi merupakan ilmu wawasan yg menggali ilmu seluruhnya tingkah laku & tindakan individu, di mana individu tersebut tak mampu dilepaskan dari lingkungannya.

Pendidikan dari kata “didik”, dulu kata ini mendapat awalan me maka jadi “mendidik”, artinya memelihara & berikan latihan. Dalam memelihara & berikan akhlak & kecerdasan pikiran. Setelah Itu, “pendidikan” menurut KBBI ialah peroses pengubahan sikap & tata laku sesorang atau group dalam business mendewasakan manusia lewat upaya pengajaran & pelatihan.

Psikologi Pendidikan yakni satu buah patuh aturan psikologi yg menyelidiki masalah psikologis yg berlangsung dalam dunia pendidikan. Sedangkan menurut ensiklopedia amerika, Pengertian psikologi pendidikan ialah ilmu yg lebih berprinsip dalam proses pengajaran yg terlibat bersama penemuan – penemuan & mengaplikasikan prinsip – prinsip & kiat utk meningkatkan keefisien di dalam pendidikan.

Dari uarian diatas, kita bakal mengetahu pengertian dari psikologi & pengertian pendidikan itu sendiri.Sepanjang atau selama kita tetap berpendapat bahwa psikologi yakni sebuah ilmu yg mengupayakan menyelidiki seluruhnya perihal keperibadian basic perilaku manusia, baik yg bersifat jasmaniah ataupun rohaniah, baik dengan cara teoritis ataupun dgn menyaksikan kegunaannya di dalam praktek, baik dengan cara individual ataupun dalam hubungannya bersama manusia lain atau lingkungannya, bisa jadi kita bakal mengemukakan bahwa ‘psikologi pendidikan’ itu sebenarnya telah termasuk juga di dalam psikologi, & tak butuh dipersoalkan atau dipisahkan jadi sesuatu patuh aturan ilmu tersendiri.

Psikologi pendidikan mampu disimpulkan bahwa psikologi pendidikan yakni cabang dari psikologi yg dalam penguraian & penelitiannya lebih menekankan terhadap maslah pertumbuhan & perkembangan anak, baik fisik ataupun mental, yg amat sangat erat hubungannya dalam masalah pendidikan terutama yg mempengaruhi proses & kesuksesan mempelajari. Karena itulah beberapa sekolah di Yogyakarta juga bekerjasama dalam melakukan psikotes kepada para siswa dengan bekerjasama dengan Biro Psikologi di Jogja.