Friday, August 5, 2016

Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Psikologi

Sesuai dengan etimologis, “Psikologi” yang berasal dari bahasa yunani Psyche yg berarti “jiwa” & Logos yg artinya “Ilmu” atau “Ilmu” wawasan. “Dengan” begitu “psikologi” bakal diartikan juga sebagai ilmu wawasan menyangkut jiwa atau dengan cara singkat sanggup disinonimkan bersama istilah “Ilmu Jiwa”. Cuma saja dalam perkembangannya lebih lanjut psikologi tak menjadikan “jiwa” juga sebagai objek kajian, mungkin saja lebih cocok dikatakan juga sebagai mengkaji gejala-gejala kejiwaan yg muncul dalam tabiat manusia. Sebagai contoh bahkan sebuah keluarga yang mau mempersiapkan kehamilan pun perlu persiapan kehamilan secara psikologi di keluarganya.

Dari spek singkat di atas, kita dapat menarik satu buah pengertian bahwa “psikologi merupakan ilmu wawasan yg menggali ilmu penghayatan & tabiat manusia yg normal, dewasa, & berbudaya”.Menurut Dr. Kartini Kartono dalam bukunya Psikologi umum, psikologi yakni Ilmu
wawasan berkaitan tabiat & kehidupan psikis (Jiwani) manusia.
ruang lingkup ilmu psikologi

Ruangan Lingkup Ilmu Psikologi 

Sbg satu buah patuh aturan ilmu yg menuntut ilmu penghayatan & tingkah laku manusia, lingkup kajian psikologi mempunyai area yg luas mencakup seluruhnya wujud perilaku manusia. Dengan Cara sistematis lingkup kajian psikologi akan diklarifikasikan sbg berikut :

1. Psikologi Umum

Psikologi umum yakni sebuah ilmu yg membawa lingkup kajian terhadap penghayatan & tingkah laku individu dengan cara umum, artinya mencakup seluruh tingkatan umur seluruh type kelamin, grup, suku bangsa, ras, & seluruhnya fase perkembangan psikologis manusia.

2. Psikologi Khusus 

Psikologi kusus yaitu sebuah cabang psikologi yg membawa konsentrasi kajiannya kepada tingkah laku individu dalam satu buah situasi yg husus, baik buat maksud teoristis ataupun praktik. Dirinya bisa dibagi jadi dua bidang, antara lain :
a. Psikologi Teoristis : ialah kajian psikologi yg diarahkan terhadap pengembangan & penemuan teori baru, baik teori yg berhubungan dgn persooalan tingkah laku dengan cara umum, ataupun utk kasus-kasus kusus.
b. Psikologi praktis : cocok dgn namanya kajian psikologi praktis diarahkan utk kepentingan-kepentingan arena lapang dengan cara praktis. Sehingga dari itu psikologi praktis dibagi jadi sekian banyak golongan.

Dengan Cara sistematik yg tergolong psikologi praktis merupakan : 


  1. Psikologi Perkembangan : dgn konsentrasi kepada perilaku individu dalam proses perkembangannya. Dalam elemen ini fase-fase perkembangan individu diperhatikan dengan cara husus & hasilnya menjadiakan psikologi perkembangan mengklasisifikasikan beliau dalam tiga uraian kusus antara lain : psikologi perkembangan anak, psikologi dewasa, & pskologi lanjut. 
  2. Psikologi Pendidikan : dgn konsentrasi terhadap belajar perilaku individu dalam satu buah proses pendidikan. 
  3. Psikologi Kepribadian : bersama konsentrasi terhadap masalah-masalah kepribadian. 
  4. Psikologi kriminal : bersama konsentrasi kepada masalah-masalah yg berhubungan dgn kejahatan-kejahatan. 
  5. Psikologi Industri : dgn konsentrasi belajar perilaku individu bersama situasi arena lapang industri. 
  6. Psikologi Differensial : dgn konsentrasi kepada menggali ilmu perbedaan-perbedaan-perbedaan wujud perilaku dalam beraneka macam perihal. 
  7. Psikologi Komparatif : dgn konsentrasi menggali ilmu perbandingan tingkah laku manusia bersama tingkah laku hewan atau binatang. 
  8. Psikologi Abnormal : dgn konsentrasi menuntut ilmu tabiat seorang yg tergolong terhadap group abnormal. 
  9. Psikologi Sosial : bersama konsentrasi menuntut ilmu kegiatan-kegiatan tingkah laku yg berhubungan bersama situasi-situasi sosial atau pertalian sosial diantara sesama manusia dalam membuahkan kebudayaan. 
  10. Psikologi Pastoral : dgn konsentrasi menggali ilmu cara-cara pengikut sebuah agama pula menyakinkan pengkutnya pada ajaran-ajaran agamanya. Biasanya ilmu ini dipelajari oleh pemimpin-pemimpin agama seperti, para pastor & ulama’. 
  11. Psikologi Klinis (pengobatan) : dgn konsentrasi menuntut ilmu gejala-gejala kejiwaan yg berhubungan dgn penyembuhan penyakit. 
  12. Psikoterapi : bersama konsentrasi menggali ilmu tata trick pengobatan cacat-cacat jiwa bersama bermacam macam metode, contohnya : hypnose, psikoanalisa atau ungkapan-ungkapan jiwa & trik yang lain, termasuk juga dalam psikologi klinis. 
  13. Psikoteknik : dgn konsentrasi menggali ilmu tata kiat menetapkan pribadi seorang (individu) & kecakaannya uantk memegang jabatan tertentu.
Ilmu psikologi begitu komplek karena itu sebaiknya setiap ilmuwan psikologi yang mempersiapkan dalam membuat biro psikologi di kotanya sebaiknya juga bekerjasama dengan beberapa psikolog yang sesuai di bidangnya masing-masing.